Cara Jitu Merawat Baterai Non Removable / Baterai Tanam di Laptop

0

Cara Jitu Merawat Baterai Non Removable / Baterai Tanam di Laptop

Baterai non removable / baterai tanam memang lagi tren di dunia laptop saat ini. Baterai laptop yang tak lagi bisa dilepas mungkin menjadikan bingung kalian untuk merawat dan menjaganya.

Laptop saya sendiri juga begitu, baterainya gaya tanam. Biar tumbuh dan berkembang kali? He he… Bikin bingung, bagaimana nantinya jika ada kerusakan?

Baca juga:

Cara Jitu Agar Baterai Laptop Awet dan Tidak Bocor

Menjaga Baterai Laptop Agar Awet dan Tidak Bocor (Ngedrop)

Cara Membuat Kalibrasi Baterai Laptop Agar Kembali Akurat

Cara Jitu Merawat Baterai Non Removable ( Baterai Tanam ) di Laptop
Cara Jitu Merawat Baterai Non Removable ( Baterai Tanam ) di Laptop

Namun, tak perlu kalian risau, NUTULER akan membagikan tips dan cara jitu merawat baterai non removable / baterai tanam di laptop agar tetap awet dan tahan lama serta berumur panjang.

Cara Jitu Merawat Baterai Non Removable / Baterai Tanam di Laptop

Berikut yang harus kalian perhatikan agar baterai tanam berumur panjang:

  • Ketahui Ketahanan Baterai

Perlu diketahui, setiap baterai laptop memiliki daya tahan sendiri-sendiri. Daya tahan sebuah baterai tidaklah sama. Ada baterai yang bisa bertahan hingga 300-500 siklus charger yang artinya baterai dapat bertahan prima hingga 1,5 tahun sebelum kualitasnya menurun.

  • Baterai Tetap Terisi Daya

Baterai laptop kalian harus dijaga agar tetap terisi daya, pasalnya produsen laptop memberikan rekomendasi baterai laptop harus memiliki minimal 50% ketika disimpan disuhu 20-25 derajat celcius. So, jika laptop tidak digunakan hingga beberapa hari maka kalian harus mengikuti rekomendasi ini, minimal baterai masih dalam kondisi terisi.

  • Waspadai Suhu Baterai

Menjaga suhu baterai laptop tetap stabil dan tidak terlalu panas merupakan langkah penting untuk keawetan sebuah baterai.

So, hindari pemakaian baterai diatas bantal atau kasur dan sejenisnya, sebab material benda tersebut mempercepat peningkatan suhu panas laptop.

  • Perhatikan Proses Charging

Proses charger juga dapat menjadi penyebab baterai menjadi panas. Oleh sebab itu, jaga suhu udara dan ventilasi ruangan agar tetap stabil.

Selain itu, jangan pula menggunakan laptop ketika di charger walaupun toh laptop terbaru telah dirancang untuk manjaga baterai agar tak over charger, terlebih jika dibuat berinternet. Menurut pengalaman pribadi Na’udzubillah pokoke. Sakke baterai-mu!

  • Jangan Biarkan Baterai Kosong

Baterai laptop yang dibiarkan kosong hingga 0% memiliki umur jauh lebih pendek dari yang diisi sebelum habis. Namun, perlu kami ingatkan, semua laptop dan baterainya memiliki masa pemakaian. So, kalian harus menjaga dan merawatnya agar tetap prima.

Oke, demikianlah cara jitu merawat baterai non removable / baterai tanam di laptop yang seharusnya kalian ketahui sebagai langkah menjaga baterai dan laptop agar tetap awet muda dan berumur panjang. SEKIAN.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.