Menjaga Baterai Laptop Agar Awet dan Tidak Bocor (Ngedrop)

0

Menjaga baterai laptop sudah menjadi kewajiban pemilik laptop. Baterai laptop yang dijaga kesehatannya menjadikannya awet dan berumur panjang, juga tidak mudah bocor / ngedrop.

Diantara kalian tentu pernah mengalami disaat lagi seru – serunya bermain game, serius mengerjakan tugas sekolah atau kantor, eh tiba –tiba baterai laptop ngedrop, padahal baru sebentar digunakan. Pastinya hal itu membuat jengkel dan mengecewakan.

Baca juga:

Cara Jitu Agar Baterai Laptop Awet dan Tidak Bocor

Cara Menghidupkan Dan Mematikan Komputer / PC Khusus Pemula

Cara Lindungi Komputer Atau Laptop Dari Virus via Flashdisk

Tips Memilih Hard Disk External yang Baik untuk Laptop

menjaga baterai laptop agar awet
Menjaga Baterai Laptop Agar Awet

Presentasi indikator baterai tidak lagi akurat terkadang dikarenakan kita sendiri yang sering lalai menjaga baterai laptop. Charging yang terus- menerus karena lupa mencabut adapter atau tertidur bisa merupakan salah satu pemicunya. Sel – sel baterai menjadi melemah dan tidak akurat lagi. Tegangan yang ada di laptop tidak lagi sama dengan kapasitas daya baterai sebenarnya.

Nah, untuk menjaga baterai laptop agar tetap awet dan tidak bocor alias ngedrop, kamu harus membuat kalibrasi ulang baterai, mengatur ulang baterai supaya indikator baterai kembali akurat sesuai dengan daya baterai sesungguhnya.

Menjaga Baterai Laptop Agar Awet dan Tidak Bocor (Ngedrop)

Ada dua cara menjaga baterai laptop agar tetap awet, tahan lama dan berumur panjang. Tidak ngedrop dan bocor. Yaitu, cara manual dan cara BIOS.

Secara Manual

Menjaga baterai secara manual tentu lebih mudah karena tidak harus menggunakan bantuan software atau progam lain. Nah, perhatikan langkah – langkah dibawah ini:

  • Isi daya baterai laptop sehingga penuh 100 % dan tetap adaptor jangan dicabut, tapi biarkan laptop terhubung arus listrik hingga kira – kira dua jam. Hal ini diperlukan guna memastikan jika baterai latpo tidak lagi melakukan charging (pengisian daya). Dua jam setelah full 100 % itu barulah kamu cabut adaptor.
  • Setelah adaptor dicabut, buka menu Control Panel. Lalu masuk di menu Power & Sleep. Atau kamu bisa langsung klik di Power & Sleep Setting atau More Power Options sesuai laptop yang kalian miliki yang ada di indikator baterai di sudut kiri layar laptop.
  • Selanjutnya adalah membuat kalibari baru di menu yang muncul. Di laptop saya, Klik Additional power setting di menu Power & Sleep. Lalu Klik Create Power Plan yang ada disebelah kiri pilihan menu.
  • Setelah kamu klik opsi Create Power Plan, maka berilah nama plan itu dengan nama apapun yang kamu suka. Seperti Kalibrasi Baterai misalnya. Lalu klik Next.
  • Selanjutnya, atur setting Turn Off the Display dan Put the Computer to Sleep agar baterai laptop bekerja maksimal. Lalu klik Create.
  • Langkah selanjutnya adalah menghabiskan daya baterai laptop. So, biarkan laptop menyala hingga baterai habis atau bisa kamu gunakan laptop tersebut.
  • Jika baterai laptop sudah habia maka biarkan laptop itu beristirahat kira – kira 5 jam
  • Setelah lima jam dibiarkan silahkan baterai laptop kamu isi daya hingga penuh 100 %. Selesai.

Melalui BIOS

Cara kedua adalah melalui BIOS. Cara BIOS ini hanya berlaku di merek laptop tertentu. So, tidak semua laptop bisa melakukan fitur ini.

Silahkan di cek di taskbar yang berada di pojok kanan, yakni ikon baterai saat baterai di isi daya. Jika indikator baterai tertulis 80 % availabe (plugged in, not charging), maka laptop kamu bisa memanfaatkan fitur BIOS ini. Ingat 80 % hanya sekedar contoh.

Cara masuk ke fitur BIOS

  • Restart laptop kamu, lalu tekan tombol kayboard F2.
  • Masuk ke menu BIOS, dan cari opsi Battery Life Cycle Extension, lalu atur menjadi Enabled.
  • Setelah itu, tekan tombol ESC untuk keluar dan menyimpannya.

Cara membuat kalibrasi melalui BIOS

Langkah selanjutnya, buatlah kalibrasi baterai laptop melalui fitur BIOS sebagaimana cara berikut ini:

  • Isi daya baterai laptop hingga penuh 100 %, dan biarkan tetap terhubung arus listrik
  • Setelah itu, masuk ke menu BIOS sebagaimana cara diatas tadi.
  • Cari menu pengaturan baterai. Lalu tekan Enter di opsi Smart Battery Calibration yang tersedia.
  • Selesai. Kalibrasi telah berjalan dengan adanya presentase baterai dari angka 0 hingga angka 100 di laptop.
  • Oke, selanjutnya adalah mencabut adaptor dari laptop dan membiarkannya mati kehabisan baterai.
  • Setelah baterai habis, silahkan colokkan adapter kembali ke laptop untuk mengisi daya hingga penuh 100 %. Matikan laptop agar pengisian daya baterai berjalan cepat dan lancar.
  • Jika baterai sudah terisi penuh 100%, cabutlah adaptor dan pakailah laptop seperti biasa.
  • SELESAI. Kalibrasi baterai melalui BIOS sudah berhasil.

Leave A Reply

Your email address will not be published.