Registrasi Nomor Telepon Wajib Pakai NIK KTP dan Nomor KK

0

Registrasi nomor telepon wajib pakai NIK (Nomor Induk Kependudukan) KTP dan nomor KK (Kartu Keluarga). Peraturan baru ini telah ditetapkan dengan PERMEN (peraturan Menteri) Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 tentang regristasi pelanggan jasa telekomunikasi sebagai perubahan PERMEN Nomor 12 Tahun 2016.

Pemerintah secara resmi memberlakukan peraturan itu mulai 31 Oktober 2017 hingga batas akhir tanggal 28 Feb 2018 nanti. Peraturan ini berlaku untuk semua pelanggan operator seluler prabayar yang baru maupun yang lama. Jika pengguna tidak melakukan regristasi ulang dengan KTP dan KK maka nomor telepon akan diblokir sebagai hukumannya.

Baca juga:

5 Fakta Unik Seputar Nomor Telepon

Registrasi Nomor Telepon
Registrasi Nomor Telepon

Aturan ini merupakan upaya dari pemerintah untuk mencegah maraknya penyalahgunaan nomor telepon sebagai bentuk perlindunagn pada konsumen dan kepentingan national single identity. So, Kejahatan siber, penipuan, hoax dan spam diharapkan menurun bahkan menghilang.

Kewajiban regristasi menggunakan KTP sebenarnya sudah menjadi syarat yang telah diwajibkan oleh pemerintah. Namun kini, pemerintah menambahkan nomor KK sebagai tambahan syarat regristasi. Dan hal ini sudah digencarkan sejak 12 tahun yang lalu.

Cara Regristasi Nomor Telepon dengan KTP dan KK

Registrasi nomor telepon wajib dilakukan oleh pelanggan yang membeli kartu perdana dan pelanggan lama. Regristasi berlaku pada pelanggan seluler prabayar dan pelanggan pascabayar. Regristasi juga dapat dilakukan lewat gerai operator.

Pendaftaran sendiri oleh pengguna dibatasi hingga 3 nomor prabayar di satu operator. Sedangkan pendaftaran lewat gerai operator, jumlahnya tidak dibatasi.

Cara regristasi kartu perdana: kirim SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#

Cara regristasi pelanggan lama: kirim SMS ke 4444 dengan format ULANG#NIK#NomorKK#

Nomor NIK KTP dan nomor KK wajib sesuai dengan yang ada di KTP dan KK pelanggan dengan tujuan validasi berhasil dilakukan ke database Ditjen Dukcapil.

Jika data regristasi yang telah sesuai dengan e-KTP dan KK tidak berhasil dilakukan, maka pelanggan diwajibkan mengisi surat pernyataan bahwa data telah benar dan pelanggan bertanggung jawab penuh pada akibat hukum yang terjadi.

Setelah itu, penyelenggara jasa telekomunikasi akan segera mengaktifkan nomor telepon pelanggan paling lambat 1×24 jam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.