Wow, Tiga Kacamata Pintar Penyihir Mata Telah Hadir

0

Wow, Tiga Kacamata Pintar Penyihir Mata Telah Hadir

Selain sebagai pemanis penampilan kece, sebenarnya kacamata berfungsi sebagai penglihatan tambahan bagi seseorang yang penglihatannya berkurang.

Namun, karena kecanggihan teknologi, saat ini kacamata dapat difungsikan untuk merekam video dan juga mengambil foto, sebagaimana sebuah kamera.

Bahkan, kacamata saat ini juga memiliki teknologi sangat canggih yang bisa membuat penggunanya dapat melihat dunia virtual dan seakan-akan ia ada di situ.

Di dunia saat ini sudah ada tiga produk kacamata pintar yang harus kamu ketahui:

Google Glass – Google

google glass

Google merupakan pihak yang pertama kali menggagas ide kacamata pintar. Produk Google yang disebut Google Glass telah dirilis dan diperkenalkan ke masyarakat umum pada tahun 2015 lalu. Namun sayang, pengembangannya kandas karena Google Glass dinilai sebagai produk yang gagal.

Padahal waktu itu Google mempunyai rencana untuk membuat Google Glass menjadi dua versi, yaitu versi tanpa layar dan versi dengan layar. Sempat terungkap juga, Google Glass mempunyai bentuk prisma yang lebih besar dengan desain yang lebih kokoh dan dukungan prosesor dari Intel Atom.

Google Glass adalah sebuah perangkat wearable yang bisa dikendalikan dengan perintah suara. Fungsi Google Glass yaitu untuk menunjukkan sebuah lokasi dengan berbasis GPS, mengirim pesan, mengambil gambar, merekam video, bahkan, terintegrasi dengan media sosial.

Bahkan, setelah 3 tahun berlalu, baru-baru ini Google justru membuat update atau pembaruan pertama pada Google Glass. Pembaruan ini berupa perbaikan bug dan performa, termasuk perbaikan koneksi Bluetooh sehingga dapat terhubung ke keyboard dan mouse nirkabel. Kereen bukan?

HoloLens – Microsoft

HoloLens

Selain Google, perusahaan teknologi yang memproduksi kacamata pintar adalah Microsoft, yakni kacamata HoloLens. Kacamata ini sudah terjual hingga ribuan unit mulai 2016 lalu. Padahal harga penjualan HoloLens ini cukup mahal yaitu US$ 3.000 atau sekitar Rp 40 juta.

HoloLens sejatinya adalah teknologi komputar visual yang menggabungkan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Microsoft memberikan bermacam sensor di HoloLens, sebagaimana sensor cahaya. Hal itu membuat HoloLens bisa mengenali dan memetakan ruang.

Karena penggabungan dua teknologi ini, pengguna HoloLens bisa berinteraksi dengan obyek virtual, sehingga dia seakan-akan berada di lingkungan sekitar.

Spesifikasi HoloLens yang lain yaitu memiliki kamera 2MP yang bisa digunakan untuk merekam video dan mangambil foto, memiliki RAM 2GB, memori internal 64GB, serta memiliki konektivitas Bluetooth dan WiFi.

Spectacles – Snap Inc

spectacles
spectacles

Mungkin tidak ada yang menduga sama sekali bahwa Snap Inc, pembuat Snapchat, ternyata mampu memberikan kejutan. Snap membuat gebrakan dengan merilis kacamata pintar dengan nama Spectacles pada tahun lalu.

Menurut spekulasi, kehadiran Spectacles ini menjadi salah satu strategi Snap setelah fiturnya ditiru oleh Facebook dan Instagram waktu itu.

Snap yakin bahwa kacamata pintar produknya dapat sukses melampaui Google Glass karena beberapa alasan, yakni harga jual Spectacles lebih murah daripada Google Glass dan HoloLens. Pengguna Spectacles cukup keluar uang Rp 1,6 jutaan saja.

Selain itu, desain Spectacles juga telah dirancang lebih stylish dan sangat gaul, ala anak muda. Berbeda dengan kedua kacamata pintar pesaingnya yang lebih futuristik. Menariknya, Spectacles hadir dengan tiga warna atraktif, yaitu coral (warna batu karang), teal, dan black (hitam).

Kacamata Spectacles ini juga memiliki semacam notifikasi yang terbenam di bagian lensa. Jadi, ketika kamu merekam video, maka lampu notifikasi akan hidup. Fitur Spectacles yang simple juga dinilai sebagai nilai jual kacamata ini. Dengan begitu, pengguna tidak perlu bingung ketika menggunakannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.